Tugas 9

  1. 1.      Metode dan teknik  pengujian system dalam management pengetahuan ?

 

Ada 3 metode dalam pengujian sistem

 

  • White box testing yaitu cara pengujian dengan melihat kedalam modul untuk meneliti kode – kode program yang ada, dan menganalisis apakah ada kesalahan atau tidak. Jika ada modul yang menghasilkan output yang tidak sesuai dengan proses bisnis yang dilakukan, maka baris – baris program, variabel, dan parameter yang terlibat pada unit tersebut akan dicek satu persatu dan perbaiki, kemudian di compile ulang. Kami melakukan pengujian dengan melihat kedalam modul untuk meneliti kode kode program yang telah kami buat. Apabila ada modul yang menghasilkan output yang tidak sesuai atau malah tidak menghasilkan output sama sekali, maka baris program, variabel dan parameter yang terlibat akan dicek satu persatu dan diperbaiki, kemudian akan dicompile ulang sampai menghasilkan output yang diinginkan.

 

 

  • Black Box Testing yaitu metode pengujian perangkat lunak yang menguji fungsionalitas dari aplikasi yang bertentangan dengan struktur internal atau kerja. Dalam pengujian black box testing, kami memfokuskan pada keperluan fungsional dari website yang kami buat, karena itu kami membuat himpunan kondisi input yang akan melatih seluruh syarat syarat dalam suatu program. Uji coba black box bukan merupakan alternatif dari uji coba white box, tetap merupakan pendekatan yang yang melengkapi untuk menemukan kesalahan lainnya, selain menggunakan metode white box. Uji coba black box yang kami lakukan, berusaha untuk menemukan kesalahan dalam beberapa kategori, diantaranya :
    • Fungsi fungsi yang salah atau hilang.
    • Kesalahan interface.
    • Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal.
    • Kesalahan performa.
    • Kesalahan inisialisasi dan terminasi.

 

  • Gray Box Testing yaitu metode pengujian perangkat lunak yang merupakan kombinasi dari White Box Testing dan Black Box Testing. Dalam Black Box Testing, struktur internal dari item yang sedang diuji tidak diketahui penguji dan dalam white box testing struktur internal diketahui. Dalam  pengujian gray box testing, sebagian struktur internal diketahui. Ini meliputi akses ke struktur data internal dan algoritma untuk tujuan merancang uji kasus, tetapi pengujian dilakukan pada pengguna, atau tingkat black box.

 

 

  1. 2.      Jelaskan proses integrasi system dalam management pengetahuan ?

 

Meskipun integrasi e-learning dan manajemen pengetahuan adalah dalam tahap awal, ada banyak tanda-tanda dari integrasi mendatang yang akan memberikan pelajar online dengan e-learning adaptif lingkungan.Integrasi manajemen pengetahuan dan e-learning untuk meningkatkan penangkapan,organisasi, dan pengiriman pengetahuan perusahaan dalam e-learning. Selain itu, evolusi sistem e-learning memiliki telah diperiksa, dan delapan skenario telah diidentifikasi. Analisis dari delapan skenario membantu kita untuk lebih memahami integrasi pengetahuan manajemen dan untuk memprediksi tren masa depan elearning sistem. Akhirnya, hubungan integrasi antara pengetahuan manajemen proses dalam e-learning dan delapan skenario e-learning lingkungan  .Kesimpulan dapat ditarik bahwa e-learning sistem yang dirancang untuk memiliki tingkat yang lebih tinggi dari kolaborasi, adaptif proses belajar, dan kontrol belajar harus baik mengintegrasikan proses pengetahuan manajemen. Dengan tingkat yang lebih tinggi integrasi manajemen pengetahuan, sistem e-learning akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk e-learning mencapai efektivitas. Hubungan antara manajemen pengetahuan enabler dan manajemen pengetahuan proses dalam e-learning, dan antara pengetahuan manajemen proses dan sistem e-learning, dapat dipandang sebagai kerangka kerja untuk integrasi antara pengetahuan manajemen dan e-learning.  Seperti kerangka kerja bisa sangat berguna untuk penelitian lebih lanjut, serta bagi para praktisi di dunia nyata pengembangan aplikasi.

 

  1. 3.      Jelaskan tahapan penguasaan manajemen pengetahuan pada pengguna?

Ada enam tahap penguasaan manajemen pengetahuan :

  1. Knowledge-chaotic

Tak sadar konsep, tak ada proses informasi, dan tak ada sharing informasi.

  1. Knowledge-aware

Sadar akan kebutuhan manajemen pengetahuan, adabeberapa proses manajemen pengetahuan, ada teknologi, ada isu tentang sharing informasi.

  1. Knowledge-enable

Memanfaatkan manajemen pengetahuan, mengadopsi standar, isu-isu berkaitan dengan budaya dan teknologi.

  1. Knowledge-managed

Kerangka kerja yang terintegrasi, merealisasikan manfaat, isu-isu pada tahap sebelumnya teratasi.

  1. Knowledge-centric

Manajemen pengetahuan merupakan bagian dari misi, nilai pengetahuan diakui dalam kapitalisasi pasar, manajemen pengetahuan terintegrasi dalam budaya.

 

Referensi

Nicken, 2012. Metode Dalam Testing Perangkat Lunak Software Testing [pdf] Available at : < http://nickenmys.student.esaunggul.ac.id/2012/12/05/3-metode-dalam-testing-perangkat-lunak-software-testing/ > [Accessed at 5 April 2013].

 

Advertisements
This entry was posted in Group 2. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s